Suamiku menggodaku karena aku mencoba merencanakan segalanya. Dari liburan hingga sarapan besok, saya selalu membuat catatan, daftar, dan jadwal.

Tentu saja saya tahu bahwa tidak ada yang diberikan dan terkadang segala sesuatunya tidak berjalan 100% sesuai rencana. Penerbangan mungkin tertunda. Telur yang saya maksudkan untuk telur dadar yang enak mungkin jatuh ke lantai dan pecah.

Tapi saya tetap percaya bahwa bagian yang baik dari kesuksesan datang dengan memiliki rencana. Apalagi jika menyangkut uang Anda.

Sudah pasti bahwa salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk melindungi uang Anda dan bahkan membangunnya adalah berinvestasi. Dan sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai. Lagi pula, semakin cepat Anda dapat mulai memanfaatkan bunga majemuk itu , semakin baik.

Tapi Anda akan membutuhkan rencana.

Jadi di sini, di Investor Junkie, kami telah membuat lima langkah untuk membantu Anda memulai.

Langkah 1

Ketahui Arusnya

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menentukan arus kas bulanan Anda. Itulah jumlah uang yang masuk dan keluar dari rekening Anda setiap bulan.

Beberapa orang sudah mengetahui arus kas mereka, karena mereka masih menyimpan daftar cek.

Saya akui saya bukan salah satu dari mereka (saya kira keterampilan perencanaan saya memiliki batas). Tapi masih ada harapan untuk kita semua!

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah aplikasi keuangan pribadi yang praktis telah muncul.

Langkah 2

Tetapkan Tujuan

Oke, jadi Anda tahu arus kas Anda dan berapa banyak yang bisa Anda sisihkan untuk diinvestasikan. Hal berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah mencari tahu tujuan investasi Anda sendiri.

Bagi banyak dari kita, tujuan besar itu adalah pensiun. Tapi itu bisa menjadi sesuatu yang lain Anda mungkin ingin membeli rumah atau membayar pendidikan perguruan tinggi untuk anak Anda.

Karena tujuan Anda akan menentukan strategi Anda, penting untuk tidak melewatkan langkah ini. Tunjukkan diri Anda sespesifik mungkin: “Saya ingin pensiun pada usia 65” atau “Saya ingin membeli rumah dalam dua tahun.”

Langkah 3

Pastikan Kerangka Waktu Anda Realistis

Setelah Anda menetapkan tujuan itu, periksa kembali apakah kerangka waktu Anda realistis. Jika Anda menginginkan uang muka untuk sebuah rumah dan mengharapkan untuk mengubah $5.000 menjadi $50.000 dalam dua tahun… yah… semoga berhasil!

Namun, jika Anda memiliki $5.000 untuk diinvestasikan pada usia 25 dan ingin pensiun dengan nyaman atau bahkan kaya pada usia 65, Anda berada dalam posisi yang bagus!

Langkah 4

Tetapkan Alokasi Aset Anda

Selanjutnya, saatnya untuk meneliti opsi investasi Anda dan memutuskan alokasi aset yang akan membantu Anda mencapai tujuan dalam kerangka waktu yang ditentukan.

Istilah “alokasi aset” mengacu pada berapa banyak dari total portofolio (investasi) Anda yang akan Anda masukkan ke dalam saham, obligasi, komoditas, dll. Setiap investasi ini mewakili kelompok aset yang berbeda, dan Anda dapat membagi portofolio Anda sesuka Anda.

Beruntung bagi Anda, keajaiban internet telah mengarah pada pengembangan penasihat keuagan. Platform investasi otomatis ini dapat membantu menyesuaikan alokasi aset yang sempurna untuk Anda.

Langkah 5

Terus Periksa

Setiap rencana investasi akan membutuhkan beberapa penyesuaian saat Anda melanjutkan. Anda bahkan mungkin perlu membuat perubahan besar jika sesuatu yang besar dan tidak terduga terjadi dengan keuangan Anda atau dalam kehidupan pribadi Anda. Dan sekali lagi, di sinilah teknologi bisa menjadi luar biasa. Gunakan penasihat keuangan itu untuk memantau kesehatan portofolio Anda!

Namun, pastikan untuk melakukan audit portofolio investasi Anda setidaknya setahun sekali dan buat perubahan yang diperlukan.

Meskipun hal-hal pasti muncul, hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk masa depan finansial Anda adalah membuat rencana dan menaatinya sebaik mungkin.

Semoga berhasil dan selamat berinvestasi!