Jenius VS Digibank, Mana Pilihan Bank yang Terbaik?

Saat ini hampir semua teknologi tersedia dalam bentuk digital, mulai dari pembayaran, buku, bahkan bank digital. Keuntungan dari bank digital adalah pengguna bisa melakukan pendaftaran hingga transaksi apa saja melalui Hp. Salah satu pilihan bank digital yang banyak digunakan adalah Jenius dan Digibank. Diantara Jenius VS Digibank, mana yang lebih baik?

Sebelum memutuskan jenis bank digital yang ingin digunakan, pengguna tentu harus mempertimbangkan beberapa hal. Agar bisa menjadi pertimbangan, berikut ini ada beberapa perbedaan dari Jenius dan juga Digibank:

Biaya Transfer dan Biaya Admin

Perbedaan dari Jenius dan Digibank yang pertama adalah biaya transaksi dan biaya admin. Setiap bulannya pengguna akan mendapatkan reward agar bisa melakukan transfer secara gratis, reward diberikan sesuai dengan jumlah tabungan. Jika rewards telah habis, maka akan dikenakan biaya tambahan untuk melakukan transfer yaitu sebesar 2.500 rupiah antar bank.

Lalu untuk biaya admin, sebenarnya sebelum tahun 2020 Jenius tidak membebankan biaya admin. Jadi pengguna tidak perlu membayar biaya admin apapun di rekening Jenius. Namun sejak bulan Januari 2021, mulai diberikan biaya feasible atau biaya berlangganan. Nasabah harus membayar sebesar 10.000 rupiah agar bisa menikmati layanan Jenius.

Lain halnya dengan Digibank, biaya transfer bagi nasabah Digibank ini adalah gratis. Namun pengguna harus memiliki tabungan sebesar 1.000.000 rupiah agar bisa melakukan transfer secara gratis. Jika biaya tabungan kurang dari 1.000.000 rupiah, maka pengguna harus membayar sebesar 5.000 rupiah untuk transfer antar bank.

Selain biaya transfernya gratis, ternyata biaya admin pada Digibank ini juga gratis tanpa ada minimal saldo. Berapapun uang tabungan nasabah di Digibank, tidak akan dipungut biaya admin. Jadi dari segi biaya transfer dan admin antara Jenius VS Digibank, bisa dibilang biaya penggunaan Digibank ini lebih hemat.

Fitur dan Produk Bank

Selanjutnya mari bandingkan fitur dan produk dari Jenius dan juga Digibank. Pertama-tama mari bahas fitur dan produk keuangan dari Jenius. Ada dua jenis tabungan yang bisa digunakan yaitu Dream Saver jika pengguna ingin menyimpan uang dalam periode tertentu. Lalu ada juga jenis tabungan biasa yang disebut dengan Flexi Saver.  

Tersedia juga fitur deposito, deposito, investasi mata uang asing, dan juga Flexi Cash. Selain itu terdapat juga fitur transaksi yang memudahkan pengguna. Ada fitur send it untuk transfer, fitur e-wallet center, tagihan, QR, split bill, dan Jenius Pay. Pengguna juga bisa memeriksa ringkasan transaksi melalui e-statement.

Lain halnya dengan Digibank yang hanya menyediakan satu jenis tabungan saja. Jadi pengguna hanya bisa menggunakan jenis tabungan seperti biasa. Selain tabungan, pengguna juga bisa mengaktifkan kartu kredit Digibank. Tersedia juga tabungan untuk valuta asing agar pengguna bisa bertransaksi dan menggunakan mata uang asing.

Uniknya lagi Digibank juga menyediakan layanan pinjaman dengan bunga 0,88% saja. Pengguna juga bisa melakukan investasi dengan mudah melalui Digibank. Beberapa produk investasi yang tersedia adalah reksadana, deposito, obligasi, dan investasi Valas.

Kartu ATM

Meskipun hanya bank digital, tapi pengguna tetap akan mendapatkan kartu ATM. Pada Digibank pengguna hanya akan mendapatkan satu kartu ATM saja. Namun di Jenius, pengguna bisa mendapatkan hingga tiga kartu ATM.

Tiga kartu tersebut adalah debit utama, debit virtual dan debit tambahan. Pengguna akan mendapatkan kartu debit utama seperti kartu debit pada umumnya. Lalu jika pengguna ingin bertransaksi di merchant Visa bisa menggunakan kartu debit virtual. Dan kartu debit tambahan bisa dibuat sesuai kebutuhan seperti kartu transportasi, kartu belanja dan lainnya.

Itulah beberapa perbedaan antara bank Jenius dan juga Digibank. Setiap bank ini memiliki perbedaan dari segi fitur, biaya transaksi dan juga produknya. Jadi pengguna bisa memilih sesuai dengan kebutuhannya. Dari penjelasan Jenius VS Digibank di atas, mana yang lebih baik?