Ketika nasabah merasa ATM atau rekening Mandiri yang dimiliki tidak dapat dipergunakan kembali atau karena faktor lain, bisa melakukan pemblokiran ATM ini. Proses sekaligus cara blokir ATM Mandiri sangat gampang untuk dilakukan. Tersedia berbagai metode dan cara yang bisa ditempuh oleh nasabah. Tentu hal ini sangat memudahkan para nasabah karena bisa menyesuaikan dengan keinginannya.

Pastikan sebelum melakukan pemblokiran ini, uang yang masih terdapat di tabungan sudah habis atau tinggal saldo wajib mengendap saja. Hal ini dilakukan agar nasabah tidak merasa rugi akan proses pemblokiran ini. Adapun cara blokir ATM Mandiri ini sebagai berikut:

1. Datangi Kantor Cabang Bank Mandiri

Untuk melakukan pemblokiran secara manual atau dengan mendatangi kantor cabang Bank Mandiri ini, nasabah harus menyiapkan cukup banyak waktu luang. Pasalnya proses yang dibutuhkan ini akan memakan banyak waktu. Hampir lamanya dari waktu yang dihabiskan ini digunakan untuk mengantri layanan ke Customer Service nya.

  • Siapkan dokumen yang diperlukan untuk proses pemblokiran ATM. Dokumen yang dibutuhkan ini berupa kartu ATM, buku tabungan bersangkutan serta identitas diri dari nasabah pemilik.
  • Ambil nomor antrian untuk mendapatkan layanan dari Customer Service. Jika mengalami kendala dalam pengambilan nomor antrian ini bisa meminta bantuan kepada petugas keamanan dari Bank Mandiri.
  • Tunggu hingga Customer Service memanggil nomor antrian yang sesuai dengan Anda miliki.
  • Sampaikan kehendak Anda gunao memblokir kartu ATM yang dimiliki beserta alasannya.
  • Berikan dokumen yang disiapkan sebelumnya untuk kelancaran proses pemblokiran.
  • Bubuhkan tanda tangan persetujuan untuk melakukan pemblokiran kartu ATM ini.
  • Tunggu hingga proses pemblokiran selesai dilakukan.

2. Melalui Call Center Bank Mandiri

Cara blokir ATM Mandiri ini juga bisa dilakukan melalui call centre dari Bank Mandiri ini. Tentunya ketika pemblokiran dilakukan melalui call centre ini akan lebih mudah dilakukan oleh nasabah. Karena nasabah tidak perlu mendatangi secara langsung kantor cabang Bank Mandiri ini. Nasabah pun tidak perlu menghabiskan waktu lamanya untuk mengantri dalam mendapatkan layanan ini.

  • Siapkan sejumlah pulsa yang cukup. Karena layanan Call Centre Bank Mandiri ini dilakukan via telepon. Untuk nasabah yang menghubungi Call Centre Mandiri melalui HP maka perlu disiapkan pulsa yang cukup terlebih dahulu.
  • Pastikan Anda sudah menyiapkan dokumen seperti kartu ATM, KTP serta buku tabungan di dekat Anda. Hal ini digunakan saat proses verifikasi data yang dilakukan oleh pihak bank.
  • Hubungi call center Bank Mandiri dengan nomor (021) 5299-7777 yang nantinya akan dilayani secara langsung oleh Customer Service dari pihak Bank Mandiri.
  • Jelaskan mengenai keinginan Anda untuk melakukan pemblokiran ATM Mandiri ini beserta alasannya.
  • Sampaikan data yang diminta oleh Customer Service untuk proses pemblokiran ini. Data yang diminta ini berupa data nomor rekening, nomor kartu ATM, identitas diri hingga saldo terakhir di rekening bersangkutan.
  • Tunggu hingga proses pemblokiran ATM Mandiri selesai dilakukan.

3. Via Mandiri Online

Cara lain yang bisa dilakukan dalam proses pemblokiran ini yaitu dengan memanfaatkan Mandiri Online atau Mobile Banking dari Bank Mandiri. Dalam mengakses layanan dari Mobile Online ini tentu nasabah harus menyiapkan layanan internet yang stabil untuk kelancaran proses pemblokiran. Berikut tahapan pemblokiran melalui Mandiri Online ini antara lain:

  • Buka aplikasi Mandiri Online, jika belum memilikinya bisa melakukan pengunduhan melalui Play Store.
  • Masukkan username serta password yang dimiliki agar terhubung dengan kartu ATM bersangkutan.
  • Pilih menu “Pemblokiran ATM Mandiri”.
  • Ikuti seluruh petunjuk dan arahan yang diberikan dari aplikasi ini. Pastikan seluruh data yang diminta untuk diisi ini telah tertulis dengan benar.
  • Tunggu hingga proses verifikasi pemblokiran selesai.

Itulah informasi mengenai cara blokir ATM Mandiri secara gampang dan tentunya bisa dilakukan oleh siapa saja. Ketika nasabah telah yakin dengan benar untuk melakukan pemblokiran, sebaiknya uang yang terdapat di ATM tersebut telah habis dahulu. Agar nasabah tidak mengalami kerugian atas pemblokiran ini.